NEWS
DETAILS
Senin, 02 Mar 2015 11:17 - Honda Bikers Aceh

 

Ustaz yang dikenal dengan gaya bicaranya yang simpel dan apa adanya ini tampak bahagia kembali menginjakkan kakinya di bumi Aceh yang sempat porak-poranda akibat musibah gempa dan tsunami 2004 silam.

Ia menuturkan ini merupakan kali pertama ke Aceh pascatsunami. “Dulu waktu tsunami gak kesini kan, waktu lihat itu di televisi saya menangis, Masya Allah,” ujarnya dengan menyiratkan duka yang mendalam dari raut wajahnya. Namun, menurutnya perubahan Banda Aceh sebelum dan sesudah tsunami tampak berubah sekali.

Kedatangan Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Bulak Santri, Cipondoh, Tangerang itu ke Banda Aceh dalam rangka mengisi Dakwah Umum Jumatan yang dilaksanakan tiap sebulan sekali oleh Pemko Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam setempat. “Iya, kesini hanya berdakwah dan belanja batu,” kelakarnya.

Ustaz Yusuf Mansur dalam bincang-bincangnya juga menyampaikan terkait Banda Aceh sebagai model kota madani. Ia menuturkan tentang sejarah Rasulullah saw yang membangun Madinah, mempersatukan umat-umat muslim dan berbagai elemen masyarakat. “Kalau kita percaya diri pasti Allah akan tolong kita,” katanya.

Ustad Yusuf Mansur lahir di Jakarta pada 19 Desember 1976. Ayahnya Abdurrahman Mimbar dan ibunya Humrifiah, keduanya orang Betawi. Dia memiliki seorang istri bernama Siti Maemunah dan dikaruniai tiga anak yaitu Qumii Rahmatul Qulmul, Wirda Salamah Ulya, dan Aisyah Humairoh Hafidzoh.

Ustadz Yusuf Mansur merupakan lulusan terbaik dari Madrasah Aliyah Negeri 1 Grogol, Jakarta Barat pada 1992. Ia pernah kuliah di jurusan Informatika, namun berhenti di tengah jalan. Meski tak sempat menuntaskan kuliah, ia bersama temannya mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Cipta Karya Informatika.

RELATED
NEWS
UPCOMING
EVENTS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK